Pemerintah Desa (Pemdes) Juai tengah diselimuti duka mendalam atas berpulangnya salah satu perangkat desanya, Santi Widia. Almarhumah yang menjabat sebagai Staf Kaur Umum Desa Juai sejak Maret 2020 tersebut menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung pada 5 Juli 2026. Kepulangan almarhumah meninggalkan duka yang mendalam bagi jajaran aparat desa dan warga setempat yang mengenalnya sebagai sosok yang berdedikasi.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, almarhumah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama seminggu terakhir. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, sang suami, Muhamad Helmi, mengungkapkan bahwa istrinya memang sudah mulai merasakan keluhan sakit selama beberapa bulan belakangan. Kondisi kesehatan almarhumah kemudian terus menurun hingga akhirnya harus mendapatkan perawatan medis secara khusus di RSUD Tanjung akibat sakit komplikasi yang dideritanya.

Selama almarhumah dirawat, rasa kebersamaan dan kepedulian ditunjukkan oleh seluruh jajaran aparat Desa Juai yang sempat datang langsung ke rumah sakit untuk membesuk dan memberikan dukungan moral. Namun, takdir berkata lain, Santi Widia berpulang di usia pengabdiannya yang memasuki tahun keenam. Segenap keluarga besar Pemdes Juai menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya, mengiringi doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
almarhum di makamkan di kampung suami yaitu pamarangan kiwa, aparat desa juai turut berhadir dan menyerahkan beberapa bantuan, semoga bisa bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan.

