Pemerintah Desa (Pemdes) Juai menunjukkan komitmennya dalam memperkuat upaya perlindungan anak di tingkat desa dengan berpartisipasi aktif dalam pelatihan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 7 hingga 8 Juli 2026, ini diselenggarakan di Gedung Informasi, Tanjung. Dalam kesempatan tersebut, Pemdes Juai mengutus Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, Sukran, untuk mengikuti seluruh rangkaian pembekalan materi dan simulasi penanganan kasus.
Rangkaian acara pada hari pertama diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Kabid DinsosP3AP2KB Tabalong, Selvi, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas DinsosP3AP2KB Kabupaten Tabalong. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menegaskan krusialnya perlindungan anak dengan mengibaratkan proses mendidik anak seperti berkebun yang membutuhkan kesabaran serta keuletan. Beliau mewanti-wanti pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan gadget dan media sosial pada anak, mengingat maraknya kasus kekerasan maupun penyimpangan yang berawal dari platform digital. Selain memaparkan kebijakan daerah terkait perlindungan perempuan dan anak, kegiatan yang turut dibantu oleh Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong ini juga menghadirkan pemateri dari Banjarmasin, Nurhikmah. Beliau mengulas sejarah Konvensi Hak Anak PBB hingga kewajiban pemerintah daerah serta masyarakat dalam melakukan sosialisasi dan pendampingan kasus anak, yang disempurnakan dengan sesi tanya jawab serta kerja kelompok simulasi penanganan kasus.



Pada hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan menghadirkan Indriani, seorang pemerhati anak dari Dinas PPAKB Provinsi Kalimantan Selatan. Sesi diawali dengan kuis interaktif sebagai media refleksi materi hari sebelumnya, di mana perwakilan Desa Juai, Sukran, tampil aktif hingga berhasil meraih beberapa hadiah dari panitia. Materi kemudian berfokus pada peran vital PATBM sebagai ujung tombak pencegahan kekerasan terhadap anak di tingkat tapak, manajemen keorganisasian, hingga motivasi penguatan peran kader. Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan perwakilan Pemdes Juai dapat menerapkan ilmu yang diperoleh serta memelopori terbentuknya sistem perlindungan anak yang responsif dan terintegrasi di lingkungan Desa Juai.